Sebuah survei swasta mengenai aktivitas manufaktur Tiongkok secara tak terduga meningkat pada bulan Agustus, sebuah tanda yang menggembirakan bagi pabrik-pabrik yang berupaya mengakhiri penurunan mereka.
Indeks manajer pembelian (PMI) manufaktur Caixin naik menjadi 51 bulan lalu, angka tertinggi sejak Februari, dan menunjukkan kembalinya ekspansi setelah kontraksi pada bulan Juli. Ekonom yang disurvei Bloomberg memperkirakan indeks akan melemah.
Data tersebut muncul sehari setelah PMI manufaktur resmi menunjukkan kontraksi dalam aktivitas berkurang pada bulan Agustus karena pesanan baru dan produksi meningkat. Survei Caixin sebagian besar mencakup bisnis kecil dan berorientasi ekspor di Tiongkok dibandingkan dengan PMI resmi.
Data yang dirilis pada hari Kamis telah memberikan bukti tentatif bahwa kebijakan yang ditargetkan untuk membantu perekonomian telah memberikan dampak. Para pejabat telah meluncurkan rencana untuk meningkatkan produksi barang konsumsi dan penjualan mobil dalam upaya untuk mendukung industri ketika mereka menghadapi penurunan permintaan global dan lemahnya belanja dalam negeri.
Angka-angka lain pada hari Jumat menunjukkan aktivitas manufaktur di negara-negara lain di Asia mengalami kemerosotan di antara negara-negara yang merupakan kekuatan ekspor utama di kawasan ini. (knc)
Sumber : Bloomberg
