Nov 22 2024, 07:37
Emas berkonsolidasi pada awal sesi Asia Jumat (22/11) di tengah sinyal yang bervariasi. Di satu sisi, eskalasi konflik Rusia-Ukraina telah meningkatkan permintaan dari investor yang mencari aset safe haven, kata analis ANZ Research dalam sebuah catatan.
Pada hari Kamis, Presiden Rusia Putin mengatakan Rusia telah menggunakan jenis rudal baru, yang disebut Oreshnik, untuk menyerang pabrik pertahanan utama Ukraina.
Di sisi lain, emas telah menyerahkan sebagian keuntungannya pasca klaim pengangguran AS turun secara tak terduga, meningkatkan kekhawatiran atas siklus pemangkasan suku bunga Fed yang lebih lambat, tambah para analis.
Harga emas spot sedikit berubah pada level $2.670,08/oz.(yds)
Sumber: Marketwatch
